“Makananmu selalu bersisa, Nyonya!!”
Hmm, itulah My Beloved Nyonya, nggak pernah menghabiskan makanannya ketika makan di rumah makan atau warung-warung jajanan. Yah, begitulah, hanya beberapa kali saja ia bisa menghabiskan makanan itu.
Senang rasanya saat meliat Nyonya menghabiskan makanan itu.
Ia makannya lahap.
Itu hanya untuk makanan kelas “mengenyangkan”, nggak untuk makanan ringan atau cemilan ataupun buah-buahan. Jika yang dimakan adalah buah-buahan, cemilan atau makanan ringan maka tak bisa dipungkiri Nyonya adalah “RATU NYEMIL”, semua cemilan terlihat selalu kurang jika di depan Nyonya…
Nyonya ku penyantap cemilan super buanyaaakkk…!!!!
*****
Balik lagi nihke judul kita, Bakso Dusun.
Itu sebutan dari Nyonya untuk sebuah warung bakso yang berada di kawasan kecamatan hujanmas (Kepahiang).
Hari itu mengenalkanku kepada warung bakso kesukaannya,,,
Hmmmm, karena baru saja selesai makan cemilan yg buanyak + strawberry yang aku bawakan, jadi makan baksonya setengah porsi ajah…
Itu ajah masih sisa dari mangkok Nyonya… ckckckckckckkk
Ini nih, makan bakso sambil aksi narsis dikit///
Hehehehe, baksonya mau ikut foto sama kita berdua.. ngerusakin suasana ajah tuh pentol bakso… but, it’s look so romantic, right????
Ini sebenernya sebelum menikmati bakso dusun sebab masih dipesan, tuh lihat Nyonya dah ngiler mau icip-icip baksonya.. hohohoho
Ekspresi buruaknya Nyonya, ini hanya acting, but she always preety..!!!
Sehabis makan dan kenyang, serta pus foto-foto. Kami pulang ke rumah Nyonya dan hamper kehujanan karena sesampainya di rumah hujan langsung mengguyuri Kota Curup dan wilayah perbatasannya dengan Kepahiang….
~~~~~~



