Cerpen Kimia: Karbon si Tangan Empat

Ditulis oleh Halimah Pakot pada 31-01-2010

atom karbon

“Malam sunyi kuimpikanmu

kulukiskan kita bersama

Namun selalu aku bertanya

adakah aku dimimpimu…..

Dihatiku terukir namamu

cinta rindu beradu satu

Namun selalu aku bertanya

adakah aku dihatimu…?

Malam makin larut, suara lagu simfoni hitam sherina masih menggema. Tapi mataku sedikitpun tidak bisa kupejamkan. Aku rindu khlor, kenapa….harus seperti ini, kenapa aku tak berani mengatakan cinta padanya, dan kenapa khlor tak pernah tertarik padaku, padahal unsur-unsur lain banyak yang ngantri  ingin berhubungan (berikatan) denganku.

Hmm…….Khlor sampai kapan aku harus menanti ini semua, aku cape berharap terus padamu tanpa henti, sampai kapan cinta ini kan terbalas, aku hanya bisa memandangmu tanpa bisa mengatakannya, aku hanya bisa tersenyum hambar melihatmu menikah bersama Natrium, tapi aku tidak tahu apakah hatiku juga ikut bahagia.

Khlor….apa pantas aku jadi selingkuhanmu seperti layaknya klan alkali, apa pantas aku jadi kekasihmu, aku mencintaimu khlor bisakah kau merasakannya, apa karena aku sering dijuluki si tangan empat jadi kau lebih memilih golongan alkali daripada aku, Sebenarnya ini bermula dari keunikanku yang memiliki elektron valensi 4 akibat nomor atomku yang berjumlah 6 saja. Hal itulah yang menyebabkan aku dijuluki si tangan empat. Entah siapa yang memulai memberikan julukan seperti itu tahu-tahu julukan itu sudah melekat ditubuhku,  Padahal menurut etimologi namaku Karbo yang berarti batubara.  Ah dasar sialan!

Khlor Meski aku tak secantik Natrium atau unsur-unsur lain, bahkan warna kulitku terkadang juga hitam tapi banyak sesama Karbon maupun banyak jenis unsur lain, ngantri ingin berhubungan (berikatan) denganku, apa kau tahu itu Khlor? Bahkan aku dapat membentuk  ikatan tunggal, ikatan rangkap, dan ikatan rangkap tiga juga dapat membentuk rantai lingkar (siklik). Tapi mengapa kau tetap saja memilih Natrium, cinta bagiku memang tak cukup satu, aku sering juga jalan dengan Hidrogen, Nitrogen,  Oksigen bahkan juga keluarga besarmu keluarga Halida sering jalan denganku tapi mengapa kamu sendiri lebih memilih Natrium? kalau itu yang menjadi alasanmu bukankah kau juga terkenal dengan playboy nya, ah…dasar misteri lelaki…..

“Aku ingin engkau ada disini menemaniku saat sepi

Menemaniku saat gundah

Berat…hidup ini tanpa dirimu

Kuhanya mencintai kamu

Kuhanya memiliki kamu

Aku rindu setengah mati kepadamu

Sungguh ku ingin kau tahu aku rindu

setengah mati…………..”

Suara lagu rindu setengah mati D’masiv terus berbunyi dari ponselku

“Eh..khlor!, benar khlor…benar kata orang kalau kita ingat seseorang maka orang itupun akan ingat sama kita, duh gimana ya……angkat gak ya, aku harus mengangkatnya kapan lagi ada kesempatan seperti ini”

“Hallo………! kataku hampir jantungan saking gembiranya

“Iya hallo” kata khlor diseberang

“Sapa ya” jawabku pura-pura tidak kenal

“Oh, ni sama karbon kan? Aku khlor….Cuma mo ngasih tahu kata manusia lab besok kita mesti jalan bareng  jadi pelarut (CCl­4), siangnya kau juga bisa mengajak kekasihmu hidrogen, kita sama-sama bisa membantu manusia menjadi obat bius (CHCl3) kau bisa kan?”

Lama tidak ada jawaban, bukan apa-apa aku sungguh tidak percaya ini semua

“Kar…” kata Khlor diseberang

“Eh…iya..iya…,aku bisa khlor, makasih ya tas ajakannya, tapi ngomong-ngomong Hidrogen bukan kekasihku kok he..he..”aku mencoba berbohong

“Hmm……….bukan ya, kalau begitu aku bisa kan jemput kamu”

“Yes…!!”kataku lupa kalau khlor masih mendengarkanku

“Kar..!ada apa? Kamu keberatan ya aku jemput?”

“Engg..enggak kok, aku suka…oke aku tunggu”

“Tapi aku tidak tahu rumah kamu dimana, bolehkan minta alamatnya?”

“Oke khlor alamatnya catat ya,…aku tinggal di jalan nomor 2 blok IVA dengan nomor rumah enam di kota sistem periodik Unsur”

“Oke besok aku jemput kamu kar, jangan kemana-mana ya”

“Oke aku tunggu”

“Kenapa belum ditutup “kataku lagi

“Mmm….gak papa…sebenarnya aku sudah lama menunggu ingin jalan sama kamu dan karena ada perintah langsung dari manusia lab, akupun merasa ada alasan untuk mengajakmu jalan, maaf ya Kar, tidak seharusnya aku berkata seperti itu”

Ya tuhan ternyata khlor juga memiliki perasaan yang sama seperti aku

“Kar…kau marah ya, maaf aku berkata tidak sopan padamu”

“Gak papa aku juga suka kok kau berkata seperti itu”

“Oke besok aku jemput, selamat malam”

“Malam”

Ya tuhan…aku tidak pernah sebahagia ini, manusia lab memang selalu mengertiku…adik-adikku kemana ya…

“Silikon…! Germanium…! Timah…!”teriakku memanggil adik-adikku

“Ada apa sih kak, mereka sudah pada tidur? Timbal adikku yang bungsu menjawab.

“Eh sudah tidur ya, ni kan masih sore…kenapa cepat-cepat tidur, sini-sini kakak mau cerita”

“Ini sudah larut malam kakak, besok aja ceritanya”

“Sudah larut ya, ya sudah kakak juga mau tidur”

“Ya tuhan aku berharap ini semua bukan mimpi” kataku menjelang tidur.

Sumber: www.chem-is-try.org

KOLOID

_By: Suryadi, S.Pd.

Cam-Pur-an

Koloid adalah suatu campuran antara dua zat atau lebih yang bersifat heterogen dimana partikel-partikel zat yang berukuran koloid tersebar merata dalam zat lain. Ukuran koloid berkisar antara 1-100 nm ( 10-7 – 10-5 cm ).

Sistem koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya terletak antara larutan dan suspensi (campuran kasar). Sistem koloid ini mempunyai sifat-sifat khas yang berbeda dari sifat larutan atau suspensi.

Sebagai contoh untuk system koloid dalam kehidupan sehari-hari adalah Cairan tubuh, seperti darah, bahan makanan seperti susu, keju, nasi, dan roti, cat, berbagai jenis obat, bahan kosmetik, tanah pertanian.

A.   Sifat – Sifat Koloid

1.       Efek  Tyndall.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

a. Terjadi warna merah dan jingga di langit pada pagi hari atau sore hari dan warna biru di langit pada siang hari.
b. Sorot lampu mobil dan motor pada malam yang berkabut.
c. Sorot lampu proyektor di gedung bioskop akan tampak tidak jelas saat ada asap. Hal ini membuat gambar film menjadi kabur.
d. Bekas sinar matahari melalui celah daun pohon-pohon pada pagi hari yang berkabut.
e. Cahaya matahati yang masuk melalui ventilasi dan mengenai partikel-partikel debu di dalam ruang berdebu.

 

2.      Gerak Brown.

——————–

 

3.      Elektroforesis.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

a. Digunakan untuk mengidentifikasi para korban/pelaku peristiwa ledakan bom.

b. Identifikasi DNA

c. Mendeteksi kelainan genetic.

d. Mengetahui variasi genetik yang ada di alam.

e. Mempelajari evolusi tinggkat moleculer.

 

4.      Adsorpsi.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

a. Pemutihan gula tebu.

Gula yang masih berwarna dilarutkan dalam air kemudian dialirin melalui tanah diatomae dan arang tulang. Zat-zat warna dalam gula akan diadsorpsi, sehingga diperoleh gula yang putih bersih.

b. Norit

Norit adalah table yang terbuat dari karbon aktif. Di dalam usus, norit membentuk system koloid yang dapat mengadsorpsi gas atau zat racun.

c. Penjernihan Air.

Untik menjernihkan air dapat dilakukan dengan menambahkan tawas atau aluminium sulfat. Di dalam air, aluminium sulfat terhidrolisis membentuk Al(OH)₃ yang berupa kaloid. Kaloid Al(OH)₃ ini dapat mengadsorpsi zat-zat warna atau zat pencemar dalam air.

 

5.      Koagulasi.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

  1. Pembentukan delta di muara sungai terjadi karena koloid tanah liat (lempung) dalam air sungai mengalami koagulasi ketikan bercampur dengan elektrolit dalam air laut
  2. Karet dalam lateks digumpalkan dengan menambahkan asam format.
  3. Lumpur koloidal dalam air sungai dapat digumpalkan dengan menambahkan tawas. Sol tanah liat dalam air sungai biasanya bermuatan negative, sehingga akan digumpalkan oleh ion Al³⁺ dari tawas (aluminium sulfat).
  4. Asap atau debu dari pabrik industri dapat digumpalkan dengan alat koagulasi listrik dari Cottrel.
  5. Penebalan albuminoid dalam darah sehingga mengakibatkan penggumpalan yang dapat menutup luka.

 

6.      Dialisis.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

a. Prinsip ini diterapkan dalam proses cuci darah bagi penderita gagal ginjal.

b. Proses pemisahan hasil-hasil metabolism dari darah oleh ginjal.

 

7.      Koloid Pelindung.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

a. Cat dan tinta dapat bertahan lama karena menggunakan suatu koloid pelindung, yaitu minyak silikon

b. Lesitin, koloid pelindung yang menstabilkan butiran-buritan halus air dalam margarin.

c. Gelatin, merupakan koloid pelindung untuk mencegah terbentuknya Kristal es dalam es krim.

 

8.      Koloid Liofil dan Liofob

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

a. Koloid Liofil/hidrofil       : protein, sabun, detergen, agar-agar, kanji, dan gelatin.

b. Koloid Liofob/hidrofob : susu, mayonnaise, sol belerang, sol Fe(OH)₃, sol-sol sulfide, dan sol-sol  logam.

 

B.   Jenis-Jenis Koloid

No

Fase Terdispersi

Medium Pendispersi

Nama

Contoh

1

Padat

Padat

Sol Padat

Gelas Berwarna

2

Padat

Cair

Sol

Sol Emas

3

Padat

Gas

Aerosol padat

Asap

4

Cair

Padat

Emulsi Padat

Jeli

5

Cair

Cair

Emulsi

Susu

6

Cair

Gas

Aerosol

Kabut

7

Gas

Padat

Buih Padat

Karet

8

Gas

Cair

Buih

Buih Sabu

1.      Sol

Sol Padat, Contoh: logam paduan, kaca berwama, intan hitam, dan baja.

Sol, Contoh: cat, tinta, dan kanj

 

 2.      Aerosol

Aerosol adalah sistem koloid yang terdiri atas partikel padat atau partikel cair

3. Emulsi

Emulsi adalah sitem koloid yang fase terdispersi dan medium pendispersinya zat cair.

4. Buih

Buih adalah sistem koloid yang terdiri atas fase terdispersi gas dalam medium pendispersi zat cair

5. Gel

Gel adalah koloid yang wujudnya berada diantara padat dan cair.

KEGUNAAN LOGAM ALKALI (I A)

By: Suryadi

Logam Alkali

LITIUM (Li)

  • Pentransfer panas
  • untuk bahan anoda
  • pembuatan gelas dan keramik khusus
  • Keperluan bidang nuklir

Litium Stearat

  • Pembuatan minyak pelumas temperatur tinggi

NATRIUM ( Na )

  • Sebagai cairan pendingin pada reactor nuklir, karena meleleh pada 98oC dan mendidih pada 892oC
  • Uap natrium digunakan untuk lampu natrium yang berwarna kuning dan dapat menembus kabut
  • Digunakan pada industry pembuatan bahan anti ketukan pada bensin, yaitu TEL (tetraetillead)
  • Campuran Na dan K untuk thermometer temperature tinggi
  • Pada produksi logam titanium untuk pesawat terbang, logam natrium juga digunakan untuk foto sel dalam alat-alat elektrik

Natrium Hidroksida (NaOH)

  • Digunakan dalam industry tekstil
  • Industry plastic
  • Pemurnian minyak bumi
  • Pembuatan senyawa natrium lainnya

Natrium Klorida (NaCl)

  • Pembuatan klorin
  • Mengawetkan berbagai jenis makanan
  • Mencairkan salju di jalan raya daerah beriklim sedang

Natrium Bikarbonat (Na2HCO3)

  • Disebut juga soda kue
  • Digunakan sebagai pengembang pada pembuatan kue

Natrium Karbonat (  Na2CO3)

  • Disebut juga dengan soda abu
  • Digunakan dalam industry pembuatan kertas
  • Industri detergen
  • Industri kaca
  • Bahan pelunak air

KALIUM (K)

  • Unsur kalium penting bagi pertumbuhan
  • Unsur kalium digunakan untuk pembuatan kalium supreoksida (KO2) yang dapat bereaksi dengan air membentuk oksigen

KCl dan K2SO4

  • Untuk pupuk pada tanaman

KNO3

  • Komponen esensial dari bahan peledak, petasan, dan kembang api

KClO3

  • Pembuatan korek api
  • Pembuatan bahan peledak dan mercon
  • Pembuatan gas Cl2 apabila direaksikan dengan larutan HCl

Kalium Hidroksida (KOH)

  • Sebagai bahan pereaksi dalam pembuatan sabun mandi

K2O2

  • Bahan cadangan oksigen dalam pertambangan atau kapal selam