Bagaimanakah seharusnya?

pagiSesungguhnya,
Hati ini sesak memendam rasa rindu
Ia terlalu kecil untuk memiliki rasa yang begitu besar ini
Bagaimana ia seharusnya ia menyimpannya?

Sebenarnya,
Hati ini terlalu lama menyimpan rasa ini
Ia terlalu sederhana untuk memiliki rasa yang luar biasa ini
Bagaimana seharusnya ia membaginya?

Sebenarnya tak ada yang tau semua itu,
Hanya yang Maha-lah yang bisa menjawabnya
Oleh sebabnya, aku titipkan salam ini pada-Nya
Oleh sebabnya, aku membagi rindu ini pada yang Kuasa atasnya

Yang Maha Pencipta, ciptakanlah tempat untuk membagi rindu ini agar bermuara pada-Mu jua
Yang Maha Tahu, beri aku petunjuk dimanakah tempat itu berada?
Yang Maha Adil, ajari aku membagi rasa ini tanpa menduakan Mu
Karena aku tahu, Engkaulah Yang Maha Memiliki atas segalanya…

(Suryadi—18/12/2013)

Oleh Soerjadi Keito Dikirimkan di PUISI

C E L A H

Gambar

____By: Suryadi

 Bulan semburat jingga
Bugil menebar cahaya
Selamat malam yang ku punya
Ku sapa dirimu dalam bisikan angin
Selamat malam yang ku kenang
Ku titipkan satu kenangan
Pada lambaian kunang

Jendela terbuka
Ku tutup dengan niat
Nyaris merapat,
Namun masih ada sedikit celah!
Ia mengumbar kenangan
Membawa desah keluhku
Pada ladang malam
Selamat malam yang ku punya
Ku sapa dirimu dalam pesona gulita
Selamat malam yang ku kenang
Ku titipkan satu kenangan
Pada dengkur malam
Tuhan!
Ku tak berdaya!
Jendela tertutup tak bersisa
Ia merapat tak bercelah
Hatiku tertidur
Dan entah kapan ‘kan terjaga
Oleh Soerjadi Keito Dikirimkan di PUISI Dengan kaitkata