____Perdebatan Mimpi

Oleh: Suryadi

Seseorang anak manusia mulai tumbuh dewasa, bukan remaja lagi. Ia memiliki mimpi-mimpi yang ingin sekali ia jadikan nyata. Ia memiliki angan-angan yang ingin wujudkan. Beberapa mimpi itu ia tulis, dan ia genggam erat-erat dan mendekapkan ke dadanya sambil berkata, “Mimpiku, kamu itu jauh dan ku ingin membuatmu dekat denganku, sedekat ini, di sini” menepuk dadanya. Ia tak kuat menahan dan membendung air matanya yang ingin ikut melukis rasa harunya saat itu.

Hari semakin hari, ada mimpi baru yang muncul seketika. Mimpi lamapun tetap ada, bukan sirna. Namun sebaliknya, jalan menuju mimpi-mimpi yang lama seolah melihat jalan untuk mendekat saat mimpi baru muncul. Anak manusia ini selalu memberi simbol buat mimpinya;

“S”, ia buat untuk melambangkan mimpinya untuk melanjutkan studinya

“C”, melambangkan Carier yang ingin ia ukir, dan

“F”, mimpi barunya yang melambangkan Family, yah ia ingin membina suatu keluarga dengan gadis impiannya.

Ia sekarang telah memiliki sebuah keluarga baru, hmmm tapi ia belum mmenjadi kepala keluarga seperti impiannya. Ia telah menganggap keluarga dari sang gadis adalah keluarganya sendiri. Keluarga itulah yang banyak memberi nasehat dan gambaran tentang masa depan. Hal ini membuat  ia memiliki rasa percaya diri untuk menggapai mimpinya, yah mimpi lamanya.

Kemana mimpi barunya tadi???

Tetap ada, mungkin ia kurang memperhatikan mimpi barunya karena ia memang bukanlah orang yang romantic. Sampai suatu kala, mimpi baru itu mempertanyakan komitmen, “Kapan aku akan diwujudkan?”

Sang anak manusia mulai memutar otak, tak hanya sebatas itu, salah satu mimpi lamanya datang menghampiri dan menanyakan, “Aku mau kamu apakan sekarang? Aku sudah di depanmu!”

Sang anak manusia memiliki keterbatasan untuk menjemput mimpi lamanya itu, lantas anak manusia itu berbicara pada secarik kertas yang ia tulis dan genggam dulu

“”S”, sepertinya engkau harus menungguku saat aku lebih siap untuk mu. Ada “F” dan “C” yang ingin ku fokuskan dulu. Sepertinya mereka lebih membutuhkanku dan aku juga membutuhkan mereka. Ketimbang aku saja yang ingin menujumu, “S””

“S” ia tunda sementara dan tetap berjanji untuk meraih “S” dengan tenaga yang ia punya.

Sementara  itu, ia mulai menyusun kepingan-kepingan mimpi untuk memfokuskan diri pada mimpi lamanya yang lain, yah “C”. Ia merasa “C” lebih ia butuhkan untuk saat ini dan ke depannya.

Dan untuk mimpi barunya, “F” masih menunggu pembuktian keseriusan sang anak manusia. Ia takut jika melepas mimpi lamanya, maka akan lepas segala mimpinya. Ia bisa memperoleh semangat untuk menggapai mimpi lamanya dari mimpi baru itu, ia takut tidak memiliki semangat itu lagi.

Lantas ia berkata pada Tuhan dalam do’anya, “Tuhan, Engkau telah tahu bagaimana rizkiku, takdirku, dan jodohku. Bimbinglah langkah ini menuju mereka dengan atas izin-Mu. Aku sudah tidak tahu harus berbuat apa untuk meraih jodohku, jika memang sudah saatnya, dekatkanlah ia. Jika belum saatnya, aku meyakini bahwa nantinya ia akan Engkau kembalikan kepada hamba. Jika bukan ia jodoh yang kita sepakati saat sebelum aku lahir, maka buatlah situasi ini tidak semakin rumit, berikanlah hamba dan ia jalan menuju jodoh masing-masing dengan tanpa memutuskan tali silaturahmi yang terjalin, Amiin”

Sang anak manusia kembali meneteskan air matanya, ia sungguh merasa lemah, ia sudah pasrah tentang mimpi “F”nya. Ia tidak tahu kepada siapa ia harus bertanya, “bagaimana seharusnya langkahku?”.

Ia berkata dalam hati, “Seandainya aku bisa berbica 4 mata dengan-Mu, Tuhan. Seandainya ku mampu mendengar dan melihat petunjuk-Mu untuk itu dengan jelas, tentu aku tidak gelisa memikirkan masalah ini”.

Ia kembali merangkai mimpi-mimpinya dan menyiapkan hati untuk lebih kuat menghadapi kemungkinan takdir yang bertentangan dengan keinginan. Ia menyiapkan tenaga dan fikiran untuk melangkah menuju mimpi-mimpi yang ia inginkan dan mencari tahu apa yang Tuhan akan berikan untuknya yang ia yakini itu pasti lebih baik.

Ia hanya memiliki senyum untuk menghadapi itu semua, yah senyum terindah yang anak manusia itu miliki. Senyum yang mengajarkan hatinya untuk bersabar. Senyum yang memberi ia kekuatan untuk tidak gentar. Senyum yang penuh do’a dan harapan atas segala mimpinya.

***

~.o “Inilah Aku

~Itu Kata Mereka, Aku Tetap ^_^ saja…

Mereka : Cocok kok Ady sama dia..!

Aku        : ^_^

Dia          : Kak, mata kakak bagus loh!

Aku        : ^_^

Dia2       : Kak, kakak ganteng deh!
Aku        : ^_^

Mereka : Kan si dia lagi jauh…!

Aku        : Oh, tidak bisa, dia di sini kok (nunjukin hati)

#gubrakkk…

 

(Bertahan dalam kesetiaan dan prinsipku untuk menjemput takdir)

Surat untuk My Beloved Nyonya [3th]

Dear Amelia Herlina, My Beloved Nyonya

yang lagi mengitari 4 kota dalam sebulan ini.

Assalamu’alaikum…

Salam rindu yg amat dalam buat Nyonya. Meski dalam beberapa hari kemarin (9 – 11 Mei 2013) kita udah ketemu, sebenernya pengen banget ngantar Nyonya sampai ke Bandara, tapi gx sempat waktu.
Ady juga sebenernya pengen banget ngeboyong Nyonya ke Pariaman, tapi mungkin belum waktunya. Ady juga gx pengen maksain Nyonya, coz Nyonya jg tau kan kalo Ady bukan pemaksa, dan Ady juga tau kalo Nyonya gx suka dipaksain…

Nya, makasih banget kemaren2 udah berbagi hari sama Ady di Padang. Kita ke UNP, Unand, Basko Grand Mall, ke Ganesha Operation A. Yani, , , semuanya bareng kita ke sananya…
Seneng banget rasanya ketika sama Nyonya, dan Ady janji sama Nyonya, “bagaimanapun keadaan Nyonya, Ady ingin berusaha mencintai Amelia Herlina binti Erianto karena Allah” dan Insya Allah rencana kita bakalan terlaksana kok atas izin Allah.
ninih, Ady upload foto kita kemaren,
1105201310435 1105201310437 1105201310441 1105201310442 1105201310444 1105201310445 1105201310446

1105201310439

hati-hati di jalan yah, Nya. moga sukses di UPI-nya, n salam buak inga di bandung, n mayang di jogja.
kasih kabar yah dari sana…

Man who love you so much, i’ll miss u forever… ~.o Ady

Surat untuk My Beloved Nyonya [2nd]

Dear Amelia Herlina, My Beloved Nyonya

di_
Curup, Benkulu

Assalamu’alaikum, Nya.

Apo kabar, Nya…???
Maaf yow futu2 yg jalan2 ke Pantai Carocok maren belom biso di upload banyak… coz masih mau dikumpulin dulu dari berbagai kamera, hehehehe.
Pantainyo lumayan mantap tapi lagi ado perbaikan, jadi dak biso sepuasnyo nikmatin wahananyo…
Maren kami main banana boat samo2, pas dijatuhin dari banana boat tuh, adx2 tuh dak biso berenang. Ady n kawan pengajar jadi penyelamat.. hehehe

Oyah, maren tuh sebentar nian kami di situ, coz berangkatnyo siang nian, terus keno tilang lagi mobil kami. untung dak apo-apo, bebas tilang, tapi makan waktu perjalanan 1/2 jam.. huffft..

Nah, iko ady bagiin fotonyo dikit, hehehe

901613_608735319154690_133882046_oEkspresi di pantai Carocok.

SAM_0678Nah, yang ini pas mau berangkat. foto dulu samo mobil elok. hehehe

SAM_0726Yang iko suasana razia kendaraan yang menghambat perjalanan kami.

 

Besok-besok foto-foto yang rame-rame nyo Ady upload yoh.. hehehe

****

Eh kalo masalah daftar kuliah, udah tuh, Insya Allah tanggal 11 Mei 2013 Test masuknyo…

Emmm,, Ady pesan panggilan jg lah samo Arkan, biar Ady dipanggil OM-ADY. hahaha
itulah, kalo ketemu temen2 yang lah lamo dak ketemu, kuagen uyyy,,,

Penting nih, “Ady gx bakalan buang nyonya kemanapun”hehehehe…
Salam ajo yoh kek kawan2 disitu… hehehe

Ditunggu balasan berikutnyo..
+_~

Kota Pariaman, 1 April 2013

(Suryadi, Yours)

~ Happy a Half Year Anniversary ~

cinta dalam genggaman
~Hari ini Senin, 25 Maret 2013~

Nggak terasa udah jalan 6 bulan hubungan ini.Masa hubungan yang paling lama yang pernah ku jalani.
Ternyata bersama mu aku menjalani itu…

#Twewewew, lebay ah bahasanya..

Tapi ada benernya…

25 September tahun lalu, kita sepakat buat jalanin hubungan yang pernah kita tunda.
Dan keseriusan yang mendasarinya kita buktiin sampai sekarang, dan akan aku lakukan untuk selanjutnya juga…
Jika masa depan itu bisa aku rangkai dengan sendiriku, maka aku takkan melepasmu.
Tapi, masa depan itu diatur sama Allah, jadi aku hanya bisa bekerja sekuat tenaga dan fikiranku untuk mempertahankanmu dan hubungan ini, tentunya atas restu Allah.

2 bulan yang lalu, aku meninggalkan tanah yang kau pijaki sampai saat ini.
Aku hanya bisa menahan rindu,
Lalu rindu itu aku obati dengan suara dan tulisanmu lewat sarana komunikasi.
Semoga ini membawa kita pada restu Allah yang abadi.

Harapanku tentunya harapanmu juga,
Aku melangkah jauh hanya demi satu tujuan,
yaitu untuk masa depan KITA

“Happy 6th month Anniversary, Amelian Herlina”
“Aishiteru, tottemo”

doa-cari-pasangan-nikah

~_+

~ Kita di masa “2010” dan “2012-sekarang” ~

Judulnya agak sedikit aneh nih… hehehehe

Ini dokumentasi Ady tentang Nyonya dan Kita di 2010 dan 2012-sekarang…

1 September 2010, kita pernah memulai suatu hubungan atas nama “suka” atau mungkin “cinta”.
Hemmm, yah, dari itu Ady sua banget ngeliat masa-masa lalu kita. nih Ady bagiin:

Amel-Keito4 Amel-Keito3 Amel-Keito2 Amel-Keito1 Amel-Keito5 Amel-Keito6 Keito OLYMPUS DIGITAL CAMERA sdkAmelia Herlina Ady-Keito Ady-Keito1Ady-Keito6

Terus,,,
kita sambungin hubungan itu di 25 September 2012 lalu, kali atas nama “cinta dan keseriusan yang penuh”

Nih, ady bagiin dokumentasi yang Ady punya sampai sekarang.:

100_0589 100_1032 IMG00377-20121224-1240 picture31.jpg

134658_404031746336202_1444687751_o100_1128 cyty 2

100_0578 100_0580 Ady-Amelia

Siip dah, kita jaain hubungan ini sampai kapanpun itu, kalo bisa sampai waktu ini berhenti deh… hehehehe

Gimaa menurutmu???

~_+

Surat untuk My Beloved Nyonya [1st]

Dear Amelia Herlina, My Beloved Nyonya

di_
Curup, Benkulu

Assalamu’alaikum, Nya.
Ini suratku yang datang bersama rasa rinduku yang tak bisa berbanding dengan sejuta kata sahaja.
Ehmmm, Ady mau cuap-cuap dikit nih…
Tentang apa yah???
Oyah, pertama Ady pengen bilang “Ady kangen banget sama keluarga Ady, keluarga Nyonya, yahh Nyonya juga yang paling Ady kangenin, chongmal pogo sipossoyo

Tanggal 20 Maret, akan menggenapkan 2 bulan kepergianku.
Disini, Ady baik-baik saja. Hanya terkadang masuk angin, tapi itu biasa saja. Di Bengkulu dulu juga seperti itu kok. Bahkan di Curup juga.
Di sini, ada 4 orang cowok yang tidur GO Pariaman 1. Ada Khori, Ijonk, Bang AA, and Ady. Kak Ian, sekali-sekali aja ke Pariaman.
Sedangkan di GO Pariaman 2, ada 3 cewek yang nginap. Ada k’ Sopah (CS GO Pariaman 1), Cici (CS GO Pariaman 2), n k’ Retno (Akademik utk SD) yang kemain barusan nikah… Ehmm, jadi ngiri, hehe!

Alhamdulillah juga Ady udah deket sama beberapa siswa-siswa disini.
Oyah, tgl 12 Maret emarin, kami sekeluarga besar jalan-jalan ke Mifan Padang Panjang (Tempat bermain wisata air).. seruuu banget, Nya. Ady cuma bisa bayangin kalo Nyonya ikutan liburan kesana… ckckck

Ady bingung mau cerita apa lagi… hehehe, balas aja dulu yang ini yah Nyonya sayang!!!

~_+

Kota Pariama, 18 Maret 2013

(Suryadi, Yours)

“Dan Jika”

hati

Dulu aku pernah berdiri di satu hati, hati yang tak memihakku.
Aku berdiri sampai pegal hati, 4 tahun. berjawab pilu. JFO.

Aku melangkah berpindah pada hati yang membelaku, tapitapi kakiku tak berpijak, hanya mengambang di atasnya…

Aku terusir dengan sendirinya.

Langkah sebenarnya telah jauh, begitupun langkah semuku.

Langkah semuku ingin berpijak pada hati yang bersih, yah aku temui hati itu meski waktu memintaku untuk beranjak sebentar.

Memilih memang sulit, sehingga putusanku untuk memilih lawan banding hati itu, tapi belum ada.

Dan kini, aku kembali pada hati yang bersih itu.

Yah, hati yang bersih.hati yang mengijinkan ku untuk tinggal.

Mauku selamanya, mungkin maumu juga!

Hati bersih itu masih sulit ku terka, kadang ia terlihat tegar ba karang, kadang juga ia rapuh serapuh cracker…

Dan jika ada hati yang lebih bersih,

perlu kau tahu, kakiku sudah melangkah.

CUKUP!!!!
Aku pilih hatimu saja
perlu kau tahu,
matapun telah ku tutup rapat, ku ingin hatimu saja.

Tangan ini telah ku ikat juga, ku ingi miliki hatimu saja.

KU HARAP KAU PUN JUA… !

hati kita

~~~~