Aku Pergi untuk Masa Depan..!

Ketika Istri Membangkang dan Menentang Suami

Cek satu dua tiga…

Hari ini (Sabtu, 19 Januari 2013). Aku akan segera meninggalkan tanah raflesia dan akan menuju negerinya Malin Kundang…

Kalau orang Padang merantau keluar daerahnya, tapi kali ini Aku yang akan merantau, mengadu nasib di daerah tersebut…

Rencana jangka 3 tahun ke depan masih tinggal di sana, , ,

Rencana pertama adalah akan bergulat dalam ilmu pendidikan kimia, membagi ilmu dengan yang lain. Jika berjalan lancar, maka aku ingin menambah ilmuku kembali di salah satu Universitas disana sebagai rencana kedua. Dan semoga semuanya beerjalan lancar secara berinringan, dan aku ingin melabuhkan hatiku pada sang Nyonya…

Ehhhmmm, ngomong-ngomong masalah Nyonya!

Beliau terpaksa aku tinggalkan untuk sementara, lagian beliau juga punya rencana keluar dari tanah raflesia ini untuk melanjutkan studinya… Semoga berhasil Nyonya.. ganbatte,

Tentu tak bisa dihindari rasa kangen sama Nyonya, dengan waktu yang tak bisa diperkirakan untuk ketemuan…

Aku akan berusaha menjaga hubungan ini dan menjaga komunikasi dengan beliau sebagai janjiku…

Hal yang paling aku kangenin yaitu ketika SHALAT JAMA’AH bareng NYONYA…

Yupz, shalat jama’ah. Aku sebagi imam di depan, dan beliau sebagai makmum di shaf belakang. Ia tampak cantik dengan mukenah yang ia pakai, ia begitu anggun. dan ketika selesai do’a ba’da shalat,  beliau akan meraih tanganku untuk dicium…

Lucu, tapi yah itulah yang bikin aku kangen sama Nyonya,,,

Cewek tomboi yang punya sejuta rahasia kecantikan, kecantikan batin, kecantikan sikap dan semuanya… Aku menyebutnya cewek yang unik, karena kelebihan dia jika dibandingkan cewek biasanya sungguh luar biasa,,,

“Aishiteru, Nyonya…!!”

Sabar yah,!!!

Ada waktunya nanti kita dipertemukan dalam situasi yang lebih serius dan lebih dewasa dari biasanya,

lebih bahagia dari biasanya, lebih mandiri dari biasanya, lebih mesrah dari biasanya, dan lebih lagi,…

“Semoga para malaikat Allah selalu mengaminkan keseriusan kita” Amiin….

 

Ngecat sambil Perang, yukkkk!!!!

Kemarin (Selasa, 15 Januari 2013)

Gambar

putih, yupz…!

itu cat tembok yang kami pakai buat ngecat rumah (huz, cuma jendela kok! hehe)…

Asyiik, nge-date dengan ngecat… gaya “date’s style on 2013”..

kayak foto di atas, My Nyonya tampak cantik kalo lagi ngecat. tapi, kalah putih sama cat.. (maklum My Nyonya kan hitam manis.. ssstttt)

Aku bagian ngecat dengan kuas gede, dan My Nyonya bagian kuas kecil buat ngecat bagian yang sempit atau pinggiran jendela… kira2 bagian polesan lah…

Hmmm, tapi ketika lagi serius-seriusnya ngecat. lenganku dicoret sama My Nyonya… dasar nakal… sampai akhirnya Aku harus balas dendam dan berikut hasil coretanku ditangannya…

Gambar

tapi, My Nyonya gx mau kalah,, samapai-sampai Aku gx bisa konsen buat ngecat, serius dikit, langsung deh tangan dan kaki jadi sasaran curetan kuas My Nyonya… dia memang nakal… dan lihatlah berikut hasil aniaya dari My Nyonya…

Gambar

Foto di atas cuma sebagian dari hasil coretan kuas nakalnya… ada yang lainnya, tapi gx sempat difoto sebab kami terus “perang” dengan saling ngecat tangan lawan…

Kami masing ngelanjutin job desc buat ngecat jendela yang lain, dan terus perang… serbuuuuuu!!!, Tapi Papa masih asyik buatin pintu belakang… Papa semangat, hehehe

Akhirnya Mama pulang dari beli cat baru, tapi gx dapet.. hmm gx apa-apa deh… dan hasilnya ada rambutan… enyak enyak enyak….

Setelah perang cat berakhir. Aku pamitan pulang, tapi ada yang pasang wajah murung. senyumlah ilang kalo gx ditagih…

“Nyonya, Pak Boz pamit buat kita kok, kita pasti ketemu diwaktu yang kita janjikan. Pakboz pergi buat nyiapin segala yang kita butuhkan nantinya… Oke!. Nyonya jangan sedih, pak Boz masih ada buat Nyonya kok!”

“I will present My heart for you only”

Jika Nanti

Gambar

Akhirnya, ku menemukanmu saat hati ini mulai merapuh

Akhirnya, ku menemukanmu saat raga ini ingin berlabuh

Ku berharap engkaulah jawaban segala risau hatiku

Dan biarkan diriku mencintaimu hingga ujung usiaku

Reff:

Jika nanti ku sanding dirimu, miliki aku dengan segala kelemahanku

Dan bila nanti engkau disampingku, jangan pernah letih ‘tuk mencintaiku

 

Akhirnya, ku menemukanmu saat hati ini mulai merapuh

Ku berharap engkaulah jawaban segala risau hatiku

Dan biarkan diriku mencintaimu hingga ujung usiaku

Reff:

Jika nanti ku sanding dirimu, miliki aku dengan segala kelemahanku

Dan bila nanti engkau disampingku, jangan pernah letih ‘tuk mencintaiku

Jika nanti ku sanding dirimu, miliki aku dengan segala kelemahanku

Dan bila nanti engkau disampingku, jangan pernah letih ‘tuk mencintaiku

 

Akhirnya,

 Ku menemukanmu…

(Naff – Akhirnya Ku Menemukanmu)

Masih ingat lagu ini?

Aku suka sama lagu ini karena lirik-liriknya begitu mendalam.

Jika nanti ku sanding dirimu, miliki aku dengan segala kelemahanku

Kata-kata ini menyatakan bahwa jika kita sudah memiliki seseorang pendamping, maka bukan hanya kelebihannya yang harus kita banggakan, tetapi juga kelemahannya yang harus kita terima dan isi kelemahan itu dengan kelebihan yang kita miliki. Intinya, saling memiliki itu ialah saling mengisi satu sama lain. Itulah arti dari memiliki yang sesungguhnya.

4 Januari 2013 kemarin aku menyanyikan lagu ini special di depan orang aku sayangi. Aku menyatakan harapanku lewat lagu ini.

Yah, “Jika nanti ku sanding dirimu”. Jika Allah merestui, maka aku akan menyanding dirimu.

Dan aku juga ingin memiliki kamu dengan segala kelemahan dan kelebihanmu,

Aku ingin di sampingmu bersama tangis dan tawamu,

Aku ingin menemanimu dalam tidur dan jagamu,

Dan aku akan menyayangimu selama hidup dan matimu, sampai aku tidak mengerti bagaimana rasanya setiap oksigen yang biasa ku hirup. Sampai darahku benar-benar membeku tak mengalir, sampai nadi dan jantungku benar-benar tak bisa berdenyut lagi.

***

Aku masih ingat, aku salah nada di bait awal lagu ini, nada ku terlalu tinggi. Aku nggak ngerasa nyaman, tapi akhirnya suaraku harmonis juga dengan lagunya (maklum, penyanyi kamar mandi dibawa ke atas panggung. Yah demam panggung jadinya). But, it’s so fun.

Sebenarnya kamu sudah ku tarik ke atas panggung, tapi eh turun lagi dan duduk di samping Papa di depan panggung. Saat itu aku merasa kaulah satu-satunya penggemarku, kau dengan nyata melambai-lambaikan tangan seolah menonton penyanyi favoritmu. Dan aku tidak bisa berhenti menatap matamu, sampai aku lupa kalau lagunya sudah selesai. hehehe

Terus Belajar

Emmm…
Belajar,???
Aku pikir setiap manusia diwajibkan untuk belajar setiap detik mereka hidup di dunia ini.
Aku pikir setiap orang selalu ingin lebih baik.
Yah, mungkin kau juga berfikir seperti itu…

Aku akan terus belajar demi kebaikan,
Aku ingin terus belajar demi kehidupan,
Aku selalu belajar untuk memahami,
Yah, memahamimu,
Memahami setiap tatap matamu,
Belajar menerka setiap gerak bibirmu mengolah kata-kata bijak

Aku seolah telah menemukan “tulang rusuk” ku yang hilang saat mengenalmu
Aku seolah kehabisan nafas saat kehilanganmu dulu,
Tapi dengan nyata ku lihat “bala bantuan gratis” untuk membuatku terus bernafas saat kehadiranmu kembali.
Dan sekarang, aku kembali hidup atas “bala bantuan gratis” itu.
Serta bisa terus belajar untuk lebih baik.

Keluarga…
Keluarga yang sempurnah,
Yah, aku merasakan itu. Keluargamu telah menjadi keluarga baru bagiku.
Keluargamu membuatku banyak belajar,
Keluargamu juga membuatku mengerti banyak akan hidup dan keluarga.
Mereka memberiku mimpi tentang “Membuat Keluarga Sempurna” lainnya
Mereka memberiku harapan tentang “hidup bersama-sama”
Mereka membimbingku untuk melangka lebih jauh.
Mereka memberiku jalan menuju “Impian Kita”
Yah, aku rasa kamu setuju dengan ungkapan itu. “Impian Kita”
Kau juga memiliki “Impian” itu, kan?

Hohohoho…
Buy the way on the bus way… Ngomong-ngomong masalah “impian kita”
Aku mulai belajar menata langkah 1, 2, 3, 4 dan seterusnya, terkadang mengotak-atik langkah-langkah itu agar sesuai dengan urutannya.
Dan maukah kau melangkah bersamaku di jalan itu?
Maukah kau bermimpi bersamaku? dan meraih mimpi itu bersama-sama?
_Aa’_

Kebun teh itu menyejukkan, kayak kamu… menyejukkan hatiku….

Gambar

Hmmm, hari itu 24 Desember 2012…

Jam dinding sudah menunjukkan pukul 10 pagi, semua sudah siap untuk melaksanakan perjalanan mengasyikkan…

2 motor Supra X 125 R warna merah, telah menyiapkan diri untuk mengantarkan kami ke Arena Wisata Kabawetan, Kebun Teh…

Eko – Kristina Mulia, dan Aku – Kamu…

Si Merah (kendaraan kita) melaksanakan tugasnya dengan baik, kita dapat menikmati suasana Kebun teh dengan bangga hati. “hmmm, aroma teh segar”

kamera pun dengan semangatnya meng-abadi-kan setiap moment indah itu…

Gambar

Hmm…. Sebenarnya ini adalah kali pertamanya Ady ke Kebun Teh, sama kamu… “that make me always believe that you are my destiny…”

Ini nih pasangan-pasangan yang menikmati alam Kabawetan kala itu.. cekidot..

Eko – Lia

Gambar

Aku – Kamu

Gambar

~ Go for a seriously relationship ~

C E L A H

Gambar

____By: Suryadi

 Bulan semburat jingga
Bugil menebar cahaya
Selamat malam yang ku punya
Ku sapa dirimu dalam bisikan angin
Selamat malam yang ku kenang
Ku titipkan satu kenangan
Pada lambaian kunang

Jendela terbuka
Ku tutup dengan niat
Nyaris merapat,
Namun masih ada sedikit celah!
Ia mengumbar kenangan
Membawa desah keluhku
Pada ladang malam
Selamat malam yang ku punya
Ku sapa dirimu dalam pesona gulita
Selamat malam yang ku kenang
Ku titipkan satu kenangan
Pada dengkur malam
Tuhan!
Ku tak berdaya!
Jendela tertutup tak bersisa
Ia merapat tak bercelah
Hatiku tertidur
Dan entah kapan ‘kan terjaga
Oleh Soerjadi Keito Dikirimkan di PUISI Dengan kaitkata

Ku Perkenalkan Kau…

Gambar

Kemarin, Selasa (25 Desember 2012), merupakan hari yang luar biasa…

Hari itu adalah hari jadi KAMI, dan umur hubungan itu telah menapaki umur 3 bulan. Umur yang masih mudah, tapi tidak begitu dengan keseriusan KITA…
Hari itu juga ku perkenalkan My Nyonya ke keluarga besarku, dari Bak, Mak, kedua adik-adikku, nenek, bibi, adik sepupu, dan sebagainya….

Ady harap ini bisa mencerminkan keseriusan ku dalam meniti hubungan kita ke arah yang lebih mantap…

Perjalan dari Minggu ke Selasa yang menyenangkan, , , dari canda bersama, sarapan bersama,     yah bersama keluargamu. Berbicara masa depan dengan orang tuamu juga sangat menyenangkan,,,
Ku harap kita bisa melewati hari-hari depan dengan penuh kasih sayang…

“Nyonya, di tahun yang kita janjikan ke depan, bagaimanapun keadaanmu, bagaimanapun situasimu, aku terima kau apa adanya. Semoga niat kita diridhoi Allah untuk melangkah bersama menuju syurga-Nya”

Amiin…