KOLOID

_By: Suryadi, S.Pd.

Cam-Pur-an

Koloid adalah suatu campuran antara dua zat atau lebih yang bersifat heterogen dimana partikel-partikel zat yang berukuran koloid tersebar merata dalam zat lain. Ukuran koloid berkisar antara 1-100 nm ( 10-7 – 10-5 cm ).

Sistem koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya terletak antara larutan dan suspensi (campuran kasar). Sistem koloid ini mempunyai sifat-sifat khas yang berbeda dari sifat larutan atau suspensi.

Sebagai contoh untuk system koloid dalam kehidupan sehari-hari adalah Cairan tubuh, seperti darah, bahan makanan seperti susu, keju, nasi, dan roti, cat, berbagai jenis obat, bahan kosmetik, tanah pertanian.

A.   Sifat – Sifat Koloid

1.       Efek  Tyndall.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

a. Terjadi warna merah dan jingga di langit pada pagi hari atau sore hari dan warna biru di langit pada siang hari.
b. Sorot lampu mobil dan motor pada malam yang berkabut.
c. Sorot lampu proyektor di gedung bioskop akan tampak tidak jelas saat ada asap. Hal ini membuat gambar film menjadi kabur.
d. Bekas sinar matahari melalui celah daun pohon-pohon pada pagi hari yang berkabut.
e. Cahaya matahati yang masuk melalui ventilasi dan mengenai partikel-partikel debu di dalam ruang berdebu.

 

2.      Gerak Brown.

——————–

 

3.      Elektroforesis.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

a. Digunakan untuk mengidentifikasi para korban/pelaku peristiwa ledakan bom.

b. Identifikasi DNA

c. Mendeteksi kelainan genetic.

d. Mengetahui variasi genetik yang ada di alam.

e. Mempelajari evolusi tinggkat moleculer.

 

4.      Adsorpsi.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

a. Pemutihan gula tebu.

Gula yang masih berwarna dilarutkan dalam air kemudian dialirin melalui tanah diatomae dan arang tulang. Zat-zat warna dalam gula akan diadsorpsi, sehingga diperoleh gula yang putih bersih.

b. Norit

Norit adalah table yang terbuat dari karbon aktif. Di dalam usus, norit membentuk system koloid yang dapat mengadsorpsi gas atau zat racun.

c. Penjernihan Air.

Untik menjernihkan air dapat dilakukan dengan menambahkan tawas atau aluminium sulfat. Di dalam air, aluminium sulfat terhidrolisis membentuk Al(OH)₃ yang berupa kaloid. Kaloid Al(OH)₃ ini dapat mengadsorpsi zat-zat warna atau zat pencemar dalam air.

 

5.      Koagulasi.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

  1. Pembentukan delta di muara sungai terjadi karena koloid tanah liat (lempung) dalam air sungai mengalami koagulasi ketikan bercampur dengan elektrolit dalam air laut
  2. Karet dalam lateks digumpalkan dengan menambahkan asam format.
  3. Lumpur koloidal dalam air sungai dapat digumpalkan dengan menambahkan tawas. Sol tanah liat dalam air sungai biasanya bermuatan negative, sehingga akan digumpalkan oleh ion Al³⁺ dari tawas (aluminium sulfat).
  4. Asap atau debu dari pabrik industri dapat digumpalkan dengan alat koagulasi listrik dari Cottrel.
  5. Penebalan albuminoid dalam darah sehingga mengakibatkan penggumpalan yang dapat menutup luka.

 

6.      Dialisis.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

a. Prinsip ini diterapkan dalam proses cuci darah bagi penderita gagal ginjal.

b. Proses pemisahan hasil-hasil metabolism dari darah oleh ginjal.

 

7.      Koloid Pelindung.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

a. Cat dan tinta dapat bertahan lama karena menggunakan suatu koloid pelindung, yaitu minyak silikon

b. Lesitin, koloid pelindung yang menstabilkan butiran-buritan halus air dalam margarin.

c. Gelatin, merupakan koloid pelindung untuk mencegah terbentuknya Kristal es dalam es krim.

 

8.      Koloid Liofil dan Liofob

Contoh dalam kehidupan sehari-hari :

a. Koloid Liofil/hidrofil       : protein, sabun, detergen, agar-agar, kanji, dan gelatin.

b. Koloid Liofob/hidrofob : susu, mayonnaise, sol belerang, sol Fe(OH)₃, sol-sol sulfide, dan sol-sol  logam.

 

B.   Jenis-Jenis Koloid

No

Fase Terdispersi

Medium Pendispersi

Nama

Contoh

1

Padat

Padat

Sol Padat

Gelas Berwarna

2

Padat

Cair

Sol

Sol Emas

3

Padat

Gas

Aerosol padat

Asap

4

Cair

Padat

Emulsi Padat

Jeli

5

Cair

Cair

Emulsi

Susu

6

Cair

Gas

Aerosol

Kabut

7

Gas

Padat

Buih Padat

Karet

8

Gas

Cair

Buih

Buih Sabu

1.      Sol

Sol Padat, Contoh: logam paduan, kaca berwama, intan hitam, dan baja.

Sol, Contoh: cat, tinta, dan kanj

 

 2.      Aerosol

Aerosol adalah sistem koloid yang terdiri atas partikel padat atau partikel cair

3. Emulsi

Emulsi adalah sitem koloid yang fase terdispersi dan medium pendispersinya zat cair.

4. Buih

Buih adalah sistem koloid yang terdiri atas fase terdispersi gas dalam medium pendispersi zat cair

5. Gel

Gel adalah koloid yang wujudnya berada diantara padat dan cair.

KEGUNAAN LOGAM ALKALI (I A)

By: Suryadi

Logam Alkali

LITIUM (Li)

  • Pentransfer panas
  • untuk bahan anoda
  • pembuatan gelas dan keramik khusus
  • Keperluan bidang nuklir

Litium Stearat

  • Pembuatan minyak pelumas temperatur tinggi

NATRIUM ( Na )

  • Sebagai cairan pendingin pada reactor nuklir, karena meleleh pada 98oC dan mendidih pada 892oC
  • Uap natrium digunakan untuk lampu natrium yang berwarna kuning dan dapat menembus kabut
  • Digunakan pada industry pembuatan bahan anti ketukan pada bensin, yaitu TEL (tetraetillead)
  • Campuran Na dan K untuk thermometer temperature tinggi
  • Pada produksi logam titanium untuk pesawat terbang, logam natrium juga digunakan untuk foto sel dalam alat-alat elektrik

Natrium Hidroksida (NaOH)

  • Digunakan dalam industry tekstil
  • Industry plastic
  • Pemurnian minyak bumi
  • Pembuatan senyawa natrium lainnya

Natrium Klorida (NaCl)

  • Pembuatan klorin
  • Mengawetkan berbagai jenis makanan
  • Mencairkan salju di jalan raya daerah beriklim sedang

Natrium Bikarbonat (Na2HCO3)

  • Disebut juga soda kue
  • Digunakan sebagai pengembang pada pembuatan kue

Natrium Karbonat (  Na2CO3)

  • Disebut juga dengan soda abu
  • Digunakan dalam industry pembuatan kertas
  • Industri detergen
  • Industri kaca
  • Bahan pelunak air

KALIUM (K)

  • Unsur kalium penting bagi pertumbuhan
  • Unsur kalium digunakan untuk pembuatan kalium supreoksida (KO2) yang dapat bereaksi dengan air membentuk oksigen

KCl dan K2SO4

  • Untuk pupuk pada tanaman

KNO3

  • Komponen esensial dari bahan peledak, petasan, dan kembang api

KClO3

  • Pembuatan korek api
  • Pembuatan bahan peledak dan mercon
  • Pembuatan gas Cl2 apabila direaksikan dengan larutan HCl

Kalium Hidroksida (KOH)

  • Sebagai bahan pereaksi dalam pembuatan sabun mandi

K2O2

  • Bahan cadangan oksigen dalam pertambangan atau kapal selam

Surat untuk My Beloved Nyonya [2nd]

Dear Amelia Herlina, My Beloved Nyonya

di_
Curup, Benkulu

Assalamu’alaikum, Nya.

Apo kabar, Nya…???
Maaf yow futu2 yg jalan2 ke Pantai Carocok maren belom biso di upload banyak… coz masih mau dikumpulin dulu dari berbagai kamera, hehehehe.
Pantainyo lumayan mantap tapi lagi ado perbaikan, jadi dak biso sepuasnyo nikmatin wahananyo…
Maren kami main banana boat samo2, pas dijatuhin dari banana boat tuh, adx2 tuh dak biso berenang. Ady n kawan pengajar jadi penyelamat.. hehehe

Oyah, maren tuh sebentar nian kami di situ, coz berangkatnyo siang nian, terus keno tilang lagi mobil kami. untung dak apo-apo, bebas tilang, tapi makan waktu perjalanan 1/2 jam.. huffft..

Nah, iko ady bagiin fotonyo dikit, hehehe

901613_608735319154690_133882046_oEkspresi di pantai Carocok.

SAM_0678Nah, yang ini pas mau berangkat. foto dulu samo mobil elok. hehehe

SAM_0726Yang iko suasana razia kendaraan yang menghambat perjalanan kami.

 

Besok-besok foto-foto yang rame-rame nyo Ady upload yoh.. hehehe

****

Eh kalo masalah daftar kuliah, udah tuh, Insya Allah tanggal 11 Mei 2013 Test masuknyo…

Emmm,, Ady pesan panggilan jg lah samo Arkan, biar Ady dipanggil OM-ADY. hahaha
itulah, kalo ketemu temen2 yang lah lamo dak ketemu, kuagen uyyy,,,

Penting nih, “Ady gx bakalan buang nyonya kemanapun”hehehehe…
Salam ajo yoh kek kawan2 disitu… hehehe

Ditunggu balasan berikutnyo..
+_~

Kota Pariaman, 1 April 2013

(Suryadi, Yours)